Kamis, 19 April 2012

Wiwik Kelabu Dan Mitos Burung KematianI


Wiwik Kelabu Dan Mitos Burung Kematian

burung apakah ini?
f411586c4cfe99949591d4f30b3724c8_220px-caco_merul_070919_0083_tdpCacomantis merulinus lanceolatus, Bogor
Wiwik kelabu atau wikwik kelabu adalah sejenis burung anggota suku kangkok (Cuculidae). Burung yang kerap ditemui di lingkungan pedesaan ini dikenal dengan banyak nama. Mulai dari kedasih atau daradasih (nama umum, Jw.), kedasi, sit uncuing, sirit uncuing, atau manuk uncuing �emprit ganthil�(Sd.), sampai kepada burung orang meninggal menurut anak-anak Betawi.
Dalam bahasa Inggris burung ini dinamai Plaintive Cuckoo karena suaranya yang mendayu-dayu, sementara orang Belanda menyebutnya (Kleine) Piet van Vliet mengikuti bunyi panggilannya yang khas. Nama ilmiahnya adalah Cacomantis merulinus.
Status konservasi
Risiko Rendah
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:     Animalia
Filum:     Chordata
Kelas:     Aves
Ordo:     Cuculiformes
Famili:     Cuculidae
Genus:     Cacomantis
Spesies:     C. merulinus
Nama binomial
Cacomantis merulinus
(Scopoli, 1786)
Pemerian
3d379c2f9af9846f3d2ba147907cd2b8_240px-caco_merul_070919_0085_tdp
Burung dewasa
49bf5849614c28cacc59fa58cbccc03d_220px-plaintive_cuckoo
Burung muda,Hong Kong
Burung yang berukuran agak kecil; panjang tubuh (dari ujung paruh hingga ke ujung ekor) sekitar 21 cm. Burung dewasa berwarna kelabu di kepala, leher dan dada bagian atas. Punggungnya merah kecoklatan dan perutnya kuning jingga. Sisi bawah ekor dengan warna putih di ujung-ujung bulu yang kehitaman.
Burung muda berwarna burik; kecoklatan dengan garis-garis hitam di sisi atas tubuh, dan keputihan dengan garis-garis hitam yang lebih halus. Burung betina kadang-kadang berwarna seperti burung muda, sehingga mungkin terkeliru dengan burung Wiwik lurik (C. sonneratii) yang berkerabat. Bedanya, Wiwik lurik memiliki alis dan pipi keputihan.
Iris mata berwarna merah. Paruh kehitaman di atas dan kekuningan di bawah. Kaki kuning.
Kebiasaan
Burung yang menyukai hutan-hutan terbuka, hutan sekunder, tepi hutan, tegalan dan lingkungan pemukiman di pedesaan. Kadang-kadang juga ditemukan di wilayah perkotaan dan taman-taman.
Wiwik kelabu mudah dikenali dari suaranya yang merawankan hati. �Tii..tut..twiiit, ..tii..tut..twiiit, .. tii..tut..twiiit�, bertambah cepat dan bertambah tinggi nadanya. Atau bunyi, �tii..tut..twiiit, ..twiit, ..twiit, ..twit, ..twit, ..wit, ..wit, ..wit-wit-wit-wit-wit-wit�; dengan nada yang meninggi di awal kemudian semakin menurun dan semakin pendek di akhir.
Meski suaranya sering terdengar, wiwik kelabu agak sukar teramati. Ia kerap berbunyi dalam kelindungan tajuk pohon tanpa bergerak-gerak atau berubah posisi. Tidak jarang pula suara ini terdengar di malam hari. Di musim berpasangan, burung-burung ini aktif berkejaran sambil bersuara pendek, �wriiik, ..wrik ..wri-wri-wri�.
Burung ini memangsa aneka jenis serangga, laba-laba, dan juga buah-buahan kecil. Wiwik kelabu tidak jarang didapati turun ke semak belukar.
Sebagaimana kerabatnya yang lain (marga Cacomantis, Cuculus dan Chrysococcyx), Wiwik kelabu adalah burung yang bersifat parasit. Alih-alih membuat sarangnya sendiri, burung ini menitipkan telur-telurnya pada sarang burung-burung kecil seperti burung cinenen, perenjak, pijantung, cica-daun dan lain-lain. Telurnya berwarna kebiruan atau berbintik keputih-putihan, mirip �meski lebih besar daripada� telur burung yang dititipinya.
Barangkali itulah sebabnya Wiwik kelabu kerap diganggu atau diusir oleh burung-burung kecil.
Anak jenis dan penyebaran
Wiwik kelabu memiliki empat anak jenis. ialah:
C. m. merulinus menyebar di Filipina, umum dijumpai di pulau-pulau besar di sana.
C. m. querulus adalah anak jenis yang paling luas sebarannya. Mulai dari India timur laut, Bangladesh, Cina selatan, Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos dan Vietnam. Merupakan pengunjung musim panas pada kebanyakan lokasi penyebarannya di Cina.
C. m. threnodes menyebar di Semenanjung Malaya, Sumatra dan Borneo.
C. m. lanceolatus menyebar di Jawa, Bali dan Sulawesi.
Burung Wiwik perut-kelabu (C. passerinus) dari India dan Srilanka sebelumnya dimasukkan sebagai anak jenis dari Wiwik kelabu, namun kini dianggap sebagai jenis yang terpisah.
Catatan :Suara yang mirip dikeluarkan pula oleh burung Wiwik lurik (C. sonneratii).
Nama manuk uncuing digunakan pula untuk burung Wiwik uncuing (C. sepulcralis).
Sumber : Wikipedia, ente.blogdetik.com
Kata Kunci :
wiwik kelabu,
deskripsi wiwik kelabu,
wiwik kelabu di prv,
wiwik kelabu cacomantis merulinus,
wiwik kelabu di antena tv,
burung wiwik kelabu,
suara wiwik kelabu,
klasifikasi wiwik kelabu,
wiwik uncuing,

Rabu, 18 April 2012

Kecoa Alias Coro


Kecoa Alias Coro

 BY RIHMAWANDI
Kecoa atau coro adalah insekta dari ordo Blattodea yang kurang lebih terdiri dari 3.500 spesies dalam 6 familia. Kecoa terdapat hampir di seluruh belahan bumi, kecuali di wilayah kutub.
Di antara spesies yang paling terkenal adalah kecoa Amerika, Periplaneta americana, yang memiliki panjang 3 cm, kecoa Jerman, Blattella germanica, dengan panjang �1� cm, dan kecoa Asia, Blattella asahinai, dengan panjang juga sekitar 1� cm. Kecoa sering dianggap sebagai hama dalam bangunan, walaupun hanya sedikit dari ribuan spesies kecoa yang termasuk dalam kategori ini.
7f1f26f7ba76cfe8a6682570c64184ba_kecoa1Kecoa seringkali di vonis sebagai hewan yang membahayakan kesehatan manusia, karena sering ditemukan di tempat lembab dan kotor. Namun, para ilmuwan percaya, bahwa kecoa mampu menghajar kuman dan bakteri yang paling tangguh sekalipun.
Ternyata, walaupun bisa menjadi hama dan sering kita anggap jijik, kecoa juga banyak manfaatnya.
1. Umumnya, Kecoa dijadikan bahan tes ketepatan dosis obat anti serangga. Humm� kalo gak ada Kecoa yang dijadikan hewan percobaan, bisa-bisa kita, manusia, jadi keracunan obat anti serangga.
2. Kecoa juga bisa dijadikan hewan piliharaan Hanya saja, yang bisa dijadikan peliharaan itu yang Kecoa jenis Madagaskar.
3. Kecoa dipakai sebagai pendeteksi bom. Hal ini karena kecoa mempunyai tingkat memori atau ingatan yang tinggi. Bahkan lebih tinggi dari anjing.
4. Para ilmuwan di india yg sedang mengembangkan teknologi jantung buatan menggunakan jantung kecoak sebagai model, sebuah prototype yg dihasilkan mampu memberikan sebuah jantung buatan yang lebih murah dan lebih bisa diandalkan untuk dicangkok dibanding dengan jantung buatan yang sekarang ada.
5. Selain itu kecoak juga termasuk hewan yg mempunyai protein yg sangat tinggi dan bisa disantap bersama keluarga atau dgn orang terkasih!
Resep Memasak Kecoa:
1. Kecoak secukupnya (sesuai porsi anda dan kebutuhan)
2. Bawang putih secukupnya juga
3. Garam juga secukupnya (tergantung jumlah kecoa yang dimasak)
Cara memasak:
-Potong keenam kaki kecoak serta sayapnya. Buang bagian kepala. Buat irisan memanjang di bagian perut kecoak supaya bumbu meresap. Campur dengan bawang dan garam. Panggang hingga matang. Dan� Vwala! Kecoak Panggang siap dimakan!
6. Dalam rantai makanan, kecoa memegang peranan penting yaitu sebagai makanan dari burung atau binatang lain yang lebih besar.
2f6dc8a13e5109bdf02f55122c7b3020_kecoa2ente.blogdetik.com
Kata Kunci :
kecoa,
klasifikasi kecoa,
cara mengusir kecoa,
morfologi kecoa,
nama ilmiah kecoa,
kecoa jerman,
manfaat kecoa,
makanan kecoa,

Beberapa Kelelawar Paling Unik Di Dunia


Beberapa Kelelawar Paling Unik Di Dunia

 BY RIHMAWANDI
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:     Animalia
Filum:     Chordata
Kelas:     Mammalia
Infrakelas:     Eutheria
Superordo:     Laurasiatheria
Ordo:     Chiroptera
Blumenbach, 1779
Subordo
Megachiroptera
Microchiroptera
Kelelawar adalah mamalia yang dapat terbang yang berasal dari ordo Chiroptera dengan kedua kaki depan yang berkembang menjadi sayap.
Klasifikasi
Pteropodidae (codot)
Emballonuridae (kelelawar ekor-trubus)
Megadermatidae (vampir palsu)
Nycteridae (kelelawar muka-cekung)
Rhinolophidae (kelelawar-ladam)
Hipposideridae (barong)
Vespertilionidae (kelelawar biasa)
Molossidae (kelelawar bibir-keriputt)
Kelelawar dalam segala bentuk dan ukuran dan merupakan makhluk yang sangat menarik dan unik. Daftar ini adalah daftar 10 Kelelawar Paling Unik di Dunia.
1. Kelelawar Berkepala Palu Ditemukan di hutan hujan Afrika, kelelawar besar ini mendapatkan namanya karena bentuk kepalanya yang besar juga aneh, tapi bentuk ini hanya didapatkan pada jantan. Sebagian besar rongga dada kelelawar jantan adalah ruang untuk beresonansi yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan suara yang sangat keras untuk menarik kelelawar betina. Mereka memakan buah-buahan dan kadang-kadang juga memakan hewan lain.
ebde979bc758137216bb6543cf37ad7b_1-kelelawar-berkepala-palu
2. Kelelawar Berhidung Tabung Ditemukan di hutan hujan Filipina, kelelawar ini memiliki salah satu wajah aneh diantara mamalia. Telinga gelap dengan Kelelawar Berhidung Tabintik kuning, mata warna oranye dan, terutama, hidung yang mirip tabung, memberikan penampilan wajahnya mirip tokoh kartun. Kebanyakan mereka makan buah ara dan buah-buahan lainnya, tetapi dalam keadaan tertentu mereka juga makan serangga.
8addacb682e96a2ca69f17d15f7bbb84_2-kelelawar-berhidung-tabung
3. Sucker Footed Bat Kelelawar ini merupakan endemik Madagaskar, awalnya diperkirakan menggunakan penyedot pada sayapnya dan pergelangan kaki untuk bergelantungan di daun palem dan permukaan halus lainnya. Namun saat ini diketahui bahwa mereka tidak menggunakan tenaga hisap, melainkan adhesi, dengan menghasilkan zat lengket yang bertindak sebagai semacam lem sama seperti adhesi yang ditemukan di katak pohon dan salamander.
492a94b65d358623ee5267fe968aaeed_3-sucker-footed-bat
4. Kelelawar Bermuka Hantu Kelelawar bermuka hantu banyak tersebar di Dunia, dari Amerika Serikat, Selatan sampai Peru. Mereka nyaris tidak berhidung, memiliki flap kulit aneh yang keras di wajah mereka dan dahi yang sangat menonjol yang memberi mereka penampilan sangat aneh. Mereka makan serangga nokturnal.
fa2971d810aeffc0b6c6b23ef1300775_4-kelelawar-bermuka-hantu
5. Kelelawar Pemancing Kelelawar besar ini hidup di Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan dan kebanyakan memakan ikan. Menggunakan kaki panjang bercakar untuk mengambil ikan di permukaan air dan kemudian memakan melalui sayapnya. Yang relatif lebih kecil dari jenis Fishing Bat adalah Lesser Fishing Bat yang makanannya adalah serangga air.
c42ed37696959e2f8f86052f9aa6c801_5-kelelawar-pemancing
6. Kelelawar Bertelinga Besar Kelelawar terbang ini memakan serangga terbang, seperti kelelawar lainnya, menggunakan echolocation untuk menemukan mangsanya. Telinga besar mereka memberi mereka pendengaran jauh lebih baik daripada kelelawar bertelinga kecil. Mereka dapat ditemukan di banyak bagian dunia.
8b6e1ef99d28d3c86900a00b81d7f059_6-kelelawar-bertelinga-besar
7. Kelelawar Bermuka Kerutan Spesies pemakan buah ini ditemukan di Meksiko dan Amerika Tengah, di mana ia dikenal sebagai �Murcielago viejito� (kelelawar orang tua) atau �Murcielago zopilote� (Kelelawar kondor), karena tubuhnya agak telanjang dan keriput. Mereka memiliki lipatan besar kulit yang mereka gunakan sebagai masker untuk menutupi wajah mereka ketika mereka tidur.
4fb77c5023fb4f69d3424808b55b94b9_7-kelelawar-bermuka-kerutan
8. Kelelawar Chapin�s Kelelawar ini mempunyai �rambut� yang aneh, dan kelelawar jantan mengeluarkan bau aneh untuk menarik perhatian betina selama musim kawin. Mereka makan serangga dan hidup di hutan hujan Afrika Tengah.
058d6403ff9966182282f15d2c319b65_8-kelelawar-chapins
9. Kelelawar Hantu Kelelawar berbulu putih ini ditemukan di hutan hujan tropis dari Meksiko ke Brasil, dan juga di Pulau Trinidad, di Karibia. Mereka adalah hewan soliter yang menghabiskan siang hari bersarang di bawah daun palem, dan kemudian terbang tinggi di malam hari, berburu ngengat dan serangga terbang lainnya.
6ff9291d06a17c09a828236bdece3161_9-kelelawar-hantu
10. Kelelawar Pisang Spesies eksklusif untuk Meksiko barat, kelelawar pisang yang terkenal karena moncongnya yang sangat panjang, terpanjang dari setiap kelelawar. Hewan ini nectarivorous, yang berarti makan pada nektar yang merupakan penyerbuk penting dalam habitat hutan tropis. Ia mendapatkan namanya karena sering ditemukan di perkebunan pisang.
c9bcd31040c64cb4e08e0f86c48c38a0_10-kelelawar-pisang
Kata Kunci :
kelelawar,
ciri khusus kelelawar,
klasifikasi kelelawar,
kelelawar terbesar di dunia,
kelelawar malam,
kelelawar vampir,
ciri-ciri kelelawar,
ciri-ciri khusus kelelawar,
makanan kelelawar,
kampret

Museum Prabu Geusan Ulun, Sumedang


Museum Prabu Geusan Ulun, Sumedang

 BY RIHMAWANDI
e125e3375bc7cbb37f115f9d4c03a07d_museum1
Berdirinya Museum Prabu Geusan Ulun
Peninggalan benda-benda bersejarah dan barang-barang pusaka Leluhur Sumedang, sejak Raja-raja Kerajaan Sumedang Larang dan Bupati-bupati yang memerintah Kabupaten Sumedang dahulu, merupakan koleksi yang membanggakan dan besar artinya bagi kita semua, terlebih bagi keluarga Sumedang.
Kumpulan benda-benda tersebut disimpan di Yayasan Pangeran Sumedang sejak tahun 1955.
Timbullah suatu gagasan, ingin memperlihatkan kepada masyarakat Sumedang khususnya dan masyarakat di luar Sumedang pada umumnya, bahwa di Sumedang dahulu terdapat kerajaan besar yaitu Kerajaan Sumedang Larang, dengan melihat benda-benda peninggalan Raja-raja tersebut dan sebagainya.
Gagasan tersebut ditanggapi dengan penuh keyakinan oleh keluarga, maka direncanakan membuat museum. Setelah diadakan persiapan-persiapan yang matang dan terencana, lima tahun setelah tahun 1968 baru terlaksana, tepatnya tanggal 11 Nopember 1973 Museum Keluarga berdiri.
Museum tersebut diberi nama Museum Yayasan Pangeran Sumedang, dan dikelola langsung oleh Yayasan Pangeran Sumedang. Pada tahun 1974, di Sumedang diadakan Seminar Sejarah oleh ahli-ahli sejarah se-Jawa Barat dan diikuti ahli sejarah dari Yayasan Pangeran Sumedang, dalam seminar tersebut dibahas nama museum Sumedang. Diusulkan nama museum adalah seorang tokoh dalam Sejarah Sumedang, ternyata yang disepakati nama Raja Sumedang Larang terakhir yang memerintah Kerajaan Sumedang Larang dari tahun 1578 - 1601, yaitu Prabu Geusan Oeloen.
Kemudian nama museum menjadi Museum Prabu Geusan Ulun dengan ejaan baru untuk memudahkan generasi baru membacanya.
Gedung yang dipergunakan untuk museum yaitu Gedung Srimanganti, Bumi Kaler, Gedung Gendeng dan Gedung Gamelan. Pada tahun 1980, Pemerintah melalui Dinas Jawatan Permuseuman dan Kepurbakalaan Kebudayaan Jawa Barat, mengulurkan tangan dan memugar Gedung Srimanganti dan Bumi Kaler.
Pada hari Rabu tanggal 21 April 1982, Direktur Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. DR. Haryati Soebadio, meresmikan dan menyerahkan kedua bangunan yang selesai dipugar kepada Yayasan Pangeran Sumedang dan bernaung di bawah Momenten Ordonnatie Nomor 19 Tahun 1931 (Staatsblad Tahun 1931 Nomor 238).
Letak Museum Prabu Geusan Ulun
Museum Prabu Geusan Ulun terletak di tengah kota Sumedang, 50 meter dari Alun-alun ke sebelah selatan, berdampingan dengan Gedung Bengkok atau Gedung Negara dan berhadapan dengan Gedung-gedung Pemerintah. Jarak dari Bandung 45 kilometer, sedangkan jarak dari Cirebon 85 kilometer, jarak tempuh dari Bandung 1 jam, sedangkan dari Cirebon 2 jam.
Museum Prabu Geusan Ulun
Museum Prabu Geusan Ulun dikelilingi tembok/dinding yang tingginya 2,5 meter, dibuat pada tanggal 16 Agustus 1797.
Luas halaman Museum seluas 1,88 ha, dengan dihiasi taman-taman dan ditanami pohon-pohon langka.
Gedung yang berada di sekitarnya terdiri dari:
Srimanganti
Didirikan pada tahun 1706, masa pemerintahan Dalem Adipati Tanumaja dari tahun 1706 - 1709.
Pendirian gedung tersebut direncanakan oleh Pangeran Panembahan yang memerintah dari tahun 1656 - 1706, yang pernah diserbu oleh laskar-laskar Cilikwidara cs dari pasukan gabungan Banten.
Sejak selesai dibangun, maka pemerintahan pindah ke daerah baru yang disebut Regol.
Sejak itu Srimanganti dijadikan gedung tempat tinggal dan kantor oleh para bupati tempo dulu. Sedangkan untuk keluarga dibangun Bumi Kaler.
Gedung Bengkok / Gedung Negara
Didirikan pada tahun 1850, masa pemerintahan Pangeran Soeria Koesoemah Adinata (Pangeran Soegih) dari tahun 1836 - 1882. Gedung tersebut didirikan di atas tanah beliau untuk keperluan upacara-upacara resmi, peristirahatan bagi tamu-tamu dari Jakarta jika berkunjung ke Sumedang.
Halaman Gedung Bengkok cukup luas, di depan dibuat taman-taman dan ditanami dengan pelbagai buah-buahan. Di bagian barat didirikan Panggung Gamelan untuk menyimpan gamelan-gamelan kuno. Di bagian belakang sebelah barat, sekarang SMP Negeri 2 Sumedang memajang istal kuda dan tempat menyimpan kereta-kereta, diantaranya Kereta Naga Paksi. Sedangkan di belakang gedung dibuat kolam yang besar disebut Empang, yang kedalamannya setinggi bambu dan berbentuk kerucut.
Empang
Di tepi Empang, dibangun Bale Kambang, tempat istirahat bagi keluarga para Bupati dan Tamu-tamu Agung, sambil memancing ikan dengan dihibur Gamelan Buhun atau Degung.
Masa pemerintahan Pangeran Aria Soeria Atmadja dari tahun 1882 - 1919, ikan yang ada di Empang diganti dengan Ikan Kancra, sehingga merupakan peternakan ikan Kancra yang beratnya bisa mencapai 10 atau 15 kilogram.
Ikan Kancra tersebut diambil setiap bulan Mulud, untuk keperluan pesta Maulid Nabi Muhammad SAW yang dibagikan kepada fakir miskin dan sebagainya.

Bumi Kaler

Didirikan tahun 1850, masa pemerintahan Pangeran Soeria Koesoemah Adinata (Pangeran Soegih) dari tahun 1836 - 1882.
Berhadapan dengan Bumi Kidul, sayangnya pada masa pemerintahan Pangeran Aria Soeria Atmadja (Pangeran Mekkah) Bumi Kidul dibongkar karena lapuk dimakan umur.
Bumi Kaler dibuat keseluruhan dari kayu jati, dan di atas tiang bentuknya khas rumah orang Sunda.
Dengan ruangan-ruangan dan kamar-kamar yang luas, sedangkan jendela dan pintu-pintunya tinggi-tinggi.
Gedung Yayasan Pangeran Sumedang
Didirikan tahun 1955, Yayasan Pangeran Sumedang yang mengelola seluruh Wakaf Pangeran Aria Soeria Atmadja dan Museum Prabu Geusan Ulun juga makam-makam seperti :
Makam Gunung Puyuh
Makam Gunung Ciung Pasaran Gede
Makam Gunung Lingga
Makam Dayeuh Luhur
Makam Manangga
Makam Panday
Makam Sunan Pada - Karedok
Makam Nyai Mas Gedeng Waru - Cigobang
Makam Prabu Gajah Agung - Cicanting, Kampung Sukamenak, Kecamatan Darmaraja
Makam Prabu Lembu Agung - Cipaku, Kecamatan Darmaraja

Gedung Gendeng

Didirikan tahun 1850 dan dipugar tahun 1950. Gedung tersebut aslinya dibuat dari :
Lantai merah
Dinding bilik
Tiang kayu jati
Atap genting
Tempat menyimpan barang-barang pusaka, senjata-senjata dan gamelan kuno.
Gedung Gamelan
Didirikan tahun 1973 oleh Pemerintah Daerah Sumedang atas sumbangan dari Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Bapak H. Ali Sadikin.
Gedung tersebut diperuntukkan tempat menyimpan gamelan-gamelan dan tempat berlatih tari-tarian.
Lumbung Padi
Semula Lumbung Padi terletak di luar benteng di tepi Empang, demi keamanan kemudian dipindahkan ke dalam komplek di dalam benteng.
Lumbung tersebut dipergunakan tempat menyimpan padi hasil dari sawah-sawah wakaf Pangeran Aria Soeria Atmadja
Padi tersebut dipergunakan untuk menyumbang wargi-wargi yang tidak mampu, sampai sekarang tercatat sejumlah 180 keluarga yang disumbang, besarnya hampir 12 ton per bulan.
Dan keperluan pemeliharaan pusaka-pusaka, wakaf dan pelestarian seluruh wakaf Pangeran Aria Soeria Atmadja.
19aa7073505128b97861b58dc7efae0a_srimaganti
Sumber : Wikipedia, ente.blogdetik.com
Kata Kunci :
museum prabu geusan ulun,
sejarah museum prabu geusan ulun,
berdirinya museum prabu geusan ulun,
letak museum prabu geusan ulun,
brosur museum,
museum prabu geusan ulun sumedang,
koleksi museum prabu geusan ulun,